Home Pasar Potensial

Menu Utama

Pasar Potensial PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 11 October 2006 04:22

 

Obat Anti-Virus pada Babi
 
Cina adalah produsen daging babi terbesar di dunia dengan memproduksi 50 juta MT dalam 2005 dan mengklaim juga memiliki konsumsi kalori harian tertinggi di dunia yaitu 333 kalori. Tingkat pertumbuhan produksi dari 2002-2005 hanya pada 12%, dimana Vietnam unggul dengan 33% yang menjadikan Vietnam memiliki tingkat pertumbuhan produksi terbesar di dunia. Pasar bagi obat anti-virus di Cina, kemungkinan besar adalah pasar terbesar di dunia. Namun, harga produsen untuk daging babi juga paling rendah yaitu hanya sebesar USD 781/babi sedangkan harga produsen tertinggi terdapat di Jepang sebesar USD 2567/babi. Tingginya harga di Jepang memberi kesan bahwa impotir Jepang akan bersedia untuk membayar 35-50% harga yang lebih tinggi bagi daging babi bebas virus dari negara-negara di Asia.
 
 

Nama Negara (terseleksi)

Populasi penduduk


Persentase Penduduk  Malnutrisi

 

Harga/babi (berat hidup)

Daging babi/konsumsi

 

Prod. Daging Babi

Prod. Daging Babi 

% Prod.

 

pada 2004


 

Harga produsen  (USD) (perhari/kapita)x 1000MT di 2002

x 1000MT di 2005

Pert.





 

 

 

 


 

Cina132089200012781333443584968512
Perancis
60434000<2.594729823502275-3.2
Spanyol41128000<2.51241289307031562.8
Jerman
82526000<2.5998248411144989.4
Kerajaan
59648000<2.51176245795703-11.5
Inggris






Belanda
16227000<2.592920913771268-7.9
Vietnam8248100017not available1991654220033
Filipina
814080001998816013321320-0.9
Kanada
31744000<2.51053131185419153.3
Amerika Serikat
297043000<2.5844131892993905.2
Meksiko104931000512521141070119511.7
Republik Korea 47951000<2.5138211311531036-10
 






Australia19913000< 2.5870100294255.6-13
Thailand6346500021835946456835.9
Jepang127800000<2.5256783124612500.3
Malaysia248760003105681204.72155
Indonesia2226110006110922592.68626.745.7
Sumber : FAO, 2009    
 
 
Konsumsi babi sebanyak 200-300 kalori per hari terdapat di Negara-Negara Eropa seperti Perancis, Spanyol, Inggris, Jerman dan Belanda. Amerika Utara seperti Amerika Serikat dan Kanada, dan juga berbagai Negara di Asia berada dalam rentang 100-200 kalori perhari bersama dengan Australia. Penyusutan produksi babi sebesar -10% hingga -13% terdapat pada negara dengan biaya produksi yang tinggi seperti Inggris, Australia dan Korea. Walaupun memang terdapat pengecualian di Filipina yang menunjukan penyusutan yang kecil, namun produksi di Negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia dan Indonesia bertumbuh sebesar 5-5.9% pada tahun 2002-2005. Seperti yang telah disebutkan diatas, Vietnam menunjukan pertumbuhan yang luar biasa sebesar 33%. Oleh karena itu PT. BioSatria ditempatkan untuk memanfaatkan pasar Cina yang besar dan pada saat yang sama juga pada pasar yang sedang berkembang di Asia Tenggara dengan obat anti-virus PEDV dan PRRSV yang akan dikembangkan. Pasar di Cina dan Asia Tenggara sejumlah produksi daging babi sebesar 55 juta MT lebih baik dibandingkan 24.5 juta dari 5 produser Negara Eropa dan Amerika Serikat-Kanada-Meksiko.
 
 
Pasar Anti-Virus Udang
 
 
Virus pada udang telah menghancurkan lebih dari US$1 miliyar dari hasil panen setiap tahunnya, bahkan ada yang mengestimasikan sebesar US$3 miliyar seperti yang dikatakan Hill (2005). Tidak ada pengobatan anti-virus yang komersial pada saat ini. Hasil panen yang membutuhkan perlindungan adalah sebesar US$15 juta (INVE BV, 2009-wawancara langsung). Virus WSSV mempengaruhi setiap kelompok krustasea yang sedang dibudidaya. Pada tahun 2000-2004, budidaya krustasea secara global bertumbuh 19.2% yang membuatnya menjadi spesies tercepat pertumbuhannya dalam bidang akuakultur. Pada tahun 2004, terdapat 2.4 juta MT udang yang diternak di seluruh dunia seperti yang dilaporkan oleh FAO (2006). Pada saat ini pasar udang hanya bertahan sekitar 3 juta MT/tahun (INVE BV-wawancara langsung). Pada 5 USD/kg, hal ini senilai dengan US$15 miliyar resiko karena virus udang. Asumsikan 20% dari semua petambak bersedia untuk menjaga hasil panennya dengan obat anti-virus ketika terekspos serangan penyakit sebesar 3 milyard USD contohnya maka pada 2% panen yang terlindungi adalah sebesar 60juta USD per tahun. Produksi udang budidaya tahun 2005 (FAO, 2007) di bawah menunjukan bahwa pasar di Cina, Vietnam, Thailand dan Indonesia sudah merupakan 75% dari produksi global dunia dan pada keempat pasar ini PT.Biosatria telah memulai pengkonsentrasian penempatan produksi RetroMAD1 (protein rekombinan yang baru) pada tahun 2011.
 
 
Nama Negara
% Kontribusi Produksi Tambak Udang Global

 
Cina38.3
Thailand14
Vietnam12.2
Indonesia10.4
India5.3
Bangladesh2.4
Myanmar1.8
Filipina
1.5
Malaysia1.2
Taiwan0.6
Amerika Selatan
6.1
Amerika Utara
4.4
Lain-lain
1.8
Total100

 

Kontribusi Produksi Tambak Udang Global 2005 (Sumber : FAO, 2007)
Last Updated ( Wednesday, 15 July 2009 06:21 )
 

Valid XHTML and CSS.